Malam merambat pelan

Hawa dingin mulai terasa semakin

Menusuk sum-sum ku

Hempasan agin menghebus dicelah-celah

Gubuk malamku melambaikan apa yang ada disekitarnya

Hari demi hari pun terus kulewati

Dimeja kerja dan berlajar ku

Ku terus berusaha mengapai impian-impianku

Takkala ku Termenung dalam mimpi-mimpiku

Hati ini terasa semakin bingung…………….

Akan tujuan hidup ini!

Syair-syair senandung ilahiah menusuk kalbu

dijiwa ini yang paling dalam

Alunan itu membuatku tersayup-sayup dalam angan

Hingga membangunkan ku dalam tidurku

Dimanakah…………….dimanakah semua kenanganku?

Semua lenyap, hilang dan terbang

bagai abung yang bertebaran

Tak ada lagi yang dapat ku temukan

Tak ada lagi yang dapat ku lihat, kucari

Namun, sayap putihku yang dapat

Menebarkan pesona ini

Dengan ketulusan dan keikhlasan hati

Seorang bayi yang dapat menebarkan

Semerbak bunga ditaman…………………..

Melindungi, mengayomi dan agar bunga-bunga itu

tetap mewangi dalam keabadian…..waktu

Fiyamillakhir

hanya keabadian waktu yang bermanfaat maka itulah waktu mu