Ketika saya lagi kacau pikiran karena suatu hal yang menyebalkan, maka banyak hal yang ingin saya lakukan untuk bisa menurunkan ketegangan itu. Yang pasti suasana alam,gmericik air, itulah yang saya inginkan antara lain, agar saya bisa tenang kembali. Tentunya dengan harapan dalam ketenangan itu akan mudah kembali hati stabil dan kembali pada penciptaNYA, sehingga tidak terkontaminasi oleh pikiran2 buruk yang di sebabkan pembuat sebelllllll.  Tapi jikalau karena kondisi yang tidak memungkinkan sehingga semua tak bisa tercapai, maka Istighfar penenang hati jadi andalan. Keyakinan bahwa semua kejadian adalah Allah yang mengatur, akan menjadi suntikan paksa untuk diri bisa menerima semuanya dengan ikhlas. Berusaha untuk introspeksi kembali, dan lebih lagi berusaha untuk menghilangkan perasaan buruk sangka kepada orang lain. Sungguh Maha Besar Allah yang menciptakan sekian banyak karakter pada diri manusia, itulah yang harus kita sadari. Belajar kembali untuk bisa lebih memahami kondisi seseorang di sekitar kita. Belajar ikhlasss dengan segala hal di luar dugaan yang menimpa diri kita. Belajar sabar menerima semua yang gak mengenakkan yang sebenarnya bukan untuk kita tapi harus kita terima. Allah …sekiranya bukan karena Engkau, mungkin hamba sudah kacau balau,nangis tiada henti, hati makin kotor. Subhanallah dari kejadian beberapa menit Kau mampu membuat diri ini muhasabah akan segala keadaan diri dan jiwa ini. Aaaaaaaaahhhh…………………ALhamdulillah dalam sekian jam pula Kau tenangkan kembali hati ini melalui proses-proses kecil. Allah …Kaulah sandaran hatiii. Kaulah sandaran hatiiii…Kaulah sandaran hatiiiiiiiiii. Ya Allah aku yang kecil tak berdaya,yang hina,yang sarat akan segala kekurangan ini, datang berharap naungan KasihMU ,PerlindunganMU,PengampunanMU . Ampunilah aku ya Allah…sayangilah aku ya Allah…berikan petunjukMU ya Allah… jangan biarkan aku sendiri ya Allah…….