Fenomena Pendidikan


    alhamdulillah semoga hari ini kita semua senantias diberikan perlidungan oleh ALLAH.SWT.

Hari ini kebetulan ada kebagian tugas promosi ke beberapa SMA dikotaku………ada banyak hal yang diliat karena emang masih punya mata heee,………liat anak-anaknya yang cantik-cantik dan ganteng terus fasilitas pendidikan ada yang serbah lengkap dan juga yang kekurangan begitu juga dari jumlah siswanya bermacam-macam baik secara kwantitas maupun kwalitas tentunya.

Awal perjalanan promosi  ke sekolah yang kwalitasnya tinggi baik dari segi fasilitas dan kwantitas mau sumberdaya manusianya sedikit lebih baik dari sekolah-sekolah lain dikota ini…………kebetulan kita masuk tanpa halangan yang berarti malah dilayani dengan baik karena kita adalah perguruan tingg jadi izinya gampang kecuali kalau kita bimbel ada sepatah kata terucap dari guru yang mengantar kami tadi “Bimbel sekarang terlalu mengenyampingkan guru-guru disekolah hanya dengan pendidikan satu bulan mereka mampu membuat siswa berprestasi” seolah-olah peran seorang guru disekolah selama 3 tahun menjadi tidak berarti dan tidak dihargai.

Setahun yang lalu juga ada ungkapan seorang dosen saya yang kebetulan juga mengajar     disekolah-sekolah dia bilang ” yang ujian sekarang bukan lagi siswa tapi lebih pada guru-guru bimbel, kursus dan guru-guru kelas” lantas dimana kwalitas pendidikan yang ditawarkan pemerintah dengan sistem yang ada saat ini???

Persiapan ujian nasional, hampir seluruh sekolah SMP dan SMA mengadakan jam pelajaran tambahan dan TO baik yang diadakan oleh Bimbel atau pun Sekolah itu sendiri namun bila dilihat dari hasil TO yang ada sedikit sekali mereka yang memenuhi target nilai yang di buat pemerintah.

Bila melihat fenomena tersebut bahwa pendidikan adalah salah satu menuju bangsa yang maju namun apabila sistem pendidikan yang ada cuma sebatas nilai tanpa memperhatikan kwalitas secara menyeluruh sulit tercapai pendidikan yang baik bagi anak-anak bangsa.

Maka peran serta pemrintah tak hanya sekedar membuat sistem namun juga mampu membangun SDM yang menjadi pendidik lebih baik lagi dan juga fasilitas-fasilitas pendidikan juga harus memadai.

cita-cita bangsa ini adalah menjadi bangsa yang terdidik tau akan dunia dan tau apa yang akan dilakan dimasa datang artinya mereka mampu berpikir tuk lebih maju tanpa harus selalu berpangku tangan pada orang tua dan juga akan menjadi beban berkepanjangan bangas kalau  mereka tak menjadi insan-insan yang terdidik.

Semoga ALLAH senantias memberikan kemudahan bagi bangas dan negara kita untuk membengun dari segala bidang yang diawali dengan pendidikan yang sehat dan berkwalitas. (amin)

Sekelumit cerita dan ide habis promisi heee 😀

Ainan salam by : Salendra.kms

Iklan

4 responses to “Fenomena Pendidikan

  1. Sebagian besar orang tua bertujuan anaknya disekolahkan hanya untuk mendapatkan nilai tinggi, lulus dengan nilai baik dan bisa masuk perguruan tinggi bergengsi. Jadi benar-benar kelihatan klu bimbel sangat berjasa untuk tujuan mereka hingga guru terlupakan. Buat para guru, jangan mau kalah dengan Bimbel ya …

  2. sebuah perguruan tinggi swasta di palembang (saya asumsikan anda di kota itu) bahkan pernah menorehkan luka pendidikan yang masih terasa sampai sekarang (mudah2an anda mengerti apa yang saya maksud).

    jadi, pendidikan ga hanya mesti diperbaiki di lingkungan dasar (SD, SMP, SMA) tapi juga di jenjang lebih tinggi. semua komponen bangsa harus melibatkan diri, bukan harus dilibatkan.

    dulu, orang udah bisa diterima kerja ke mana2 kalau menyelesaikan S1. Sekarang…????

  3. Kalau sekarang orang kerja harus punya ijaza s1,s2 n s3 tapi mesti ahli dibidangnya alias mempunyai pengalaman kalau tidak kita out deh kalah ma orang lain yang punya skill n ability

  4. so… apagunanya sekolah jika ilmunya tidak bisa kita pakai secara langsung dalam kehidupan nyata..
    Katanya sekolah bisa untuk membuat orang ahli pada bidang tertentu jika dia sudah lulus S3.. apa benar demikian?
    Apakah sekolah itu hanya sekedar untuk mencari nilai tinggi dan dapat kerja di perusahaan bonafit?..
    Semoga tulisan2 diatas bisa jadi bahan perenungan tentang kondisi pendidikan sebenarnya di negeri tercinta kita ini..

    yap itulah mbak pendidikan. namun kita tak perlu berkecil hati sembari berharap semoga pendidikan dinegeri ini lebih baik lagi dan juga sekarang sudah banyak peran2 dari pemerintahan daerah jadi semakin membuat pendidikan murah dan berkwalitas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s