Diam jadi sahabat


Diam jadi sahabat
Hening temani sepi
Terlelap dalam keringnya hati

Biarkan kumengadu padamu duhai bintang gemintang yang berkelip
Tapi pagi ini engkau tersembunyi
Biarkan kumengadu pada sang mentari
Tapi si mendung menghalangimu bersinar
Biar kumengadu pada sang rembulan
Tapi apa bisa hati menunggu hingga pekat menjelang

epada angin….
Terpalah lembut wajah yang masih kasar dan penuh noda ini
Biar kering buliran2 yang sudah membasahi pipi
Mentari…sekalipun awan menutup kehangatanmu
Semoga mentari hatiku senantiasa bersinar
Menghangatkan tubuh yang menggigil
Karena dinginnya saputan-saputan kata dan perbuatan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s