Kekisruhan konflik antar berbagai lembaga penegak hukum akhir-akhir ini semakin menyita perhatian publik hingga rakyat tak tau lagi mana yang hak dan man yang batil atau cuma rekayasa dibalik semua itu.

Negara ini begitu besar dan dipenuhi orang pintar Cap Gajah alias suka menginjak-injak hak orang lain karena merasa mereka besar padahal mereka juga bagian terkecil dari negeri ini yang tumbuh dan berkembang dari yang kecil tersebut kemudian menjadi layaknya gajah. itulah perspektif hasana pejabat negara ini, sungguh sulit dibedakan mana kambing dan mana ruba sungguh sangat mengumkan tapi sayang sebuah kebusukan akan tercium juga cepat atau lambat, serapat apapun anda menutupi kebusukan tersebut baunya akan menyengak dan siap-siplah bila tercium semua orang.

Siapa yang benar diatas sana sungguh sulit dibedakan? wallahu’lam

tapi satu kata untuk kita semua bahwa kebenaran tak akan sirna tertutup kenistaan karena kebenaran adalah hak yang dilindunggi sang pencipta mahluk, sadarlah

orang yang pertama kali masuk neraka kelak adalah para penegak hukum yang bakhil oleh karena itu marilah bertobat kawan, bapak-bapak disana yang sudah berada dimasa senja

MA, KPK,POLISI tapi dimana suara TNI kok gak kedengeran gamunya akhir-akhir ini untuk ikut andil menyusahkan diri dari polemik pribadi menjadi polemik antar organisasi yang merasa saling benar.

 

Dimana TNI ku yang dulu hidup bersama rakyat dan memberikan rasa aman kok tengelam???