Mukjizat Alquran: Pusat Dusta

Oleh: Abduldaem Al-Kaheel

Para ilmuwan baru-baru ini melakukan sejumlah kajian dalam rangka untuk menemukan kebohongan. Dan hasil dari kajian ini, mereka menemukan bahwa daerah yang bertanggung jawab atas kebohongan adalah otak manusia bagian depan yang terletak di bagian yang disebut “an-Nashiyah” (ubun-ubun).

Yang mengagumkan adalah bahwa Alquran sejak berabad-abad yang lalu telah berbicara tentang fungsi ubun-ubun ini ketika membicarakan Abu Jahl.
Baca selebihnya »

Muslim Excellent : Think Fast!

Oleh Dea Tanyo Iskandar

Ada sebuah gagasan menarik tentang berpikir cepat. Idenya sederhana; tentang ada perlunya kita tidak terlalu lama berpikir dalam melakukan sesuatu. Dalam beberapa hal gagasan ini mungkin senada dengan teori Thin-Slice, yang dikemukakan Malcolm Gladwell dalam buku masterpiece beliau, Blink.

Berpikir memang baik. Makin banyak berpikir, makin baik. Dengan banyak berpikir kita banyak tahu, keputusan kita bertambah bulat karena pertimbangan kita cukup lengkap. Belum lagi susunan otak kita akan terlatih, sehingga dendrit-dendrit di dalamnya akan menguat dan bertumbuh.

Dan begitulah seharusnya seorang Muslim. Saya ingat Pak Warsito seorang ilmuwan muslim asal Indonesia yang begitu dihargai di Jepang, saat ditanya apa yang menjadi hobi beliau, maka dengan singkat beliau akan menjawab : berpikir! Baca selebihnya »

Mujahadah, Kunci Utama Meraih Sukses Hakiki

SIAPA yang tidak ingin menjadi orang sukses? Tentu semua orang menginginkannya. Meraih kesuksesan adalah fitrah manusia. Oleh karena itu kita lihat setiap orang punya cita-cita, harapan, kesibukan dan beragam rupa kegiatan.
Setiap anak dimotivasi untuk rajin belajar. Setiap remaja diarahkan untuk cerdas dalam bergaul. Dan, setiap pemuda dibimbing untuk memiliki jiwa kepemimpinan. Semua itu terjadi karena fitrahnya setiap orang pasti ingin meraih sukses. Baca selebihnya »

Kesalahan Sejarah tentang Syeikh Siti Jenar yg menjadi Fitnah

1. Menganggap bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Sejarah ini bertentangan dengan akal sehat manusia dan Syari’at Islam. Tidak ada bukti referensi yang kuat bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Ini adalah sejarah bohong. Dalam sebuah naskah klasik, Serat Candhakipun Riwayat jati ; Alih aksara; Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah, 2002, hlm.1, cerita yg masih sangat populer tersebut dibantah secara tegas, “Wondene kacariyos yen Lemahbang punika asal saking cacing, punika ded, sajatosipun inggih pancen manungsa darah alit kemawon, griya ing dhusun Lemahbang.” [Adapun diceritakan kalau Lemahbang (Syekh Siti Jenar) itu berasal dari cacing, itu salah. Sebenarnya ia memang manusia yang akrab dengan rakyat jelata, bertempat tinggal di desa Lemah Abang] Baca selebihnya »

Berbicara Menggugah dan Mengubah

Oleh: KH Abdullah Gymnastiar

Tidak semua orang yang berbicara tentang Allah SWT sampai pada tahap mampu menggugah dan mengubah, karena bisa jadi ia lebih sekadar “pamer”; ingin mendapat pengakuan orang lain. Jadi, jika ada orang yang berbicara tentang Allah, Al-Quran dan Sunah Rasul Saw, tetapi tidak ada dampaknya terhadap diri dan lingkungannya, berarti ada “sesuatu” di hatinya yang menjadi hijab penghalang dirinya dekat dengan Allah SWT, sehingga pembicarannya terasa hampa, dan pengaruhnya tidak terasa.

Ada empat hal yang bisa menjadi pegangan untuk bisa mendatangkan pertolongan Allah agar pembicaraan kita bisa menggugah dan mengubah:

1. Penuh keyakinan kepada Allah SWT, sehingga ia memiliki kekuatan untuk bisa meyakinkan orang lain; tidak perlu ada rekayasa.

2. Ia pun sudah mengamalkan apa yang disampaikannya. Jangan sampai menjadi orang yang seperti disinggung oleh Allah SWT : Baca selebihnya »

Kitab (Sesuatu yang Ditulis) Seputar Permasalahan puasa

كِتَابُ الصِّيَامِ

Kitab (Sesuatu yang Ditulis) Seputar Permasalahan puasa

Definisi Puasa :

Secara Etimologi / Lughawi

Secara lughowi (bahasa) Ash-Shaum (الصَّوْمُ) bermakna (الإِمْسَاكُ) yang artinya menahan.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam firman Allah ‘Azza wa Jalla :

“Sesungguhnya aku telah bernadzar shaum untuk Ar-Rahman, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini”[Maryam : 26]

Shahabat Anas bin Malik dan Ibnu ‘Abbaradhiyallahu ‘anhu berkata :  صَوْمًا maknanya adalah  صَمْتًا  yaitu menahan diri dari berbicara. [1])

Secara Terminologi / Ishthilah

‘Ibarah (ungkapan) para ‘ulama berbeda dalam mendefinisikan ash-shaum secara tinjauan syar’i, yang masing-masing definisi tersebut saling melengkapi. Sehingga kami pun sampai pada kesimpulan bahwa definisi ash-shaum secara syar`i adalah :

Usaha seorang mukallaf untuk menahan diri dari berbagai pembatal ash-shaum disertai dengan niat beribadah kepada Allah,  dimulai sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Baca selebihnya »

Ketakutanku “Akan Ramadhan”

Ramadhan baru saja 6 hari sama hari ini insyak Allah jika dapat bertahan hinga berbuka nanti namun dalam diri masih merasa haus dan belum begitu banyak yang bisa dibuat bukan berarti bulan lain tak baik tapi lebih pada hari yang akan datang itu akankah seperti hari dan bulan ini.

Dari tiga hari yang lalu hingga hari ini diri ini merasa ada sebuah ketakutan, yaitu takut kehilangan Ramadan, takut moment ini hilang begitu saja tanpa berbekas dalam diri. Baca selebihnya »

Kisah Bocah Misterius Menyambut Bulan Ramadhan

Siaran ulangan, meski dikategorikan dongeng, mungkin ada baiknya kita
ambil hikmahnya terkhusus di bulan Ramadhan ini…

________________________________

Bocah itu menjadi pembicaraan dikampung Ketapang. Sudah tiga hari ini ia
mondar-mandir keliling kampung. Ia menggoda anak-anak sebayanya,
menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua. Hal ini
bagi orang kampung sungguh menyebalkan.

Yah, bagaimana tidak menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan
kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang
tampak coklat menyala. Sementara tangan kirinya memegang es kelapa,
lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang melekat diplastik
es tersebut.

Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung
melihatnya bukan pada bulan puasa! Tapi ini justru terjadi ditengah hari
pada bulan puasa! Bulan ketika banyak orang sedang menahan lapar dan
haus. Es kelapa dan roti isi daging tentu saja menggoda orang yang
melihatnya. Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena
kebetulan selama tiga hari semenjak bocah itu ada, matahari dikampung
itu lebih terik dari biasanya.

Luqman mendapat laporan dari orang-orang kampong mengenai bocah itu.
Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu menyodor-nyodorkan dan
memperagakan bagaimana dengan nikmatnya ia mencicipi es kelapa dan roti
isi daging tersebut. Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu
kemudian dibuat mundur ketakutan sekaligus keheranan. Setiap dilarang,
bocah itu akan mendengus dan matanya akan memberikan kilatan yang
menyeramkan.
Baca selebihnya »

Kronologi sejarah Puasa Ramadhan

Secara hukumnya puasa adalah salah rukun islam yang lima yaitu Puasa dan ini mutlak tidak bisa ditawar-tawar lagi karena ini wajib, kecuali unsur tertentu yang dapat menghalanginya, itu pun mesti harus diganti pada hari-hari berikutnya. jadi jangan coba-coba tinggalkan puasa ramadhan

Rasulullah bersabda:

Firman Allah: Setiap amal anak adam adalah untuk dirinya sendiri, kecuali amal puasa, karena sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang akan membalasnya. (H.S.R. Imam Bukhari).

Kewajiban ibadah puasa sebenarnya bukan hal baru bagi sejarah umat manusia, sebab – selain dalam agama Islam – ia pernah disyari’atkan juga pada penganut agama-agama samawi lainnya (Yahudi dan Nasrani), walaupun dari segi tata cara pelaksanaan dan ketentuan waktunya berbeda antara satu ajaran dengan ajaran lainnya, hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam al Qur’an surat al Baqarah ayat:183.
Baca selebihnya »

Ramadhan “Penuh Berkah”

Alhamdulillah….sampai hari ini masih diberikan kekuatan dan kesehatan untuk menjalankan ibadah meski kak2 saya diawal ramadhan dah sakit trs ditambah lagi ibu mertua saya juga mengalami hal yang sama, ini mungkin karena tubuh mereka kaget dengan puasa tersebut.

begitu banyak keberkahan ramadhan yang mungkin banyak terlewati baik saya sendiri maupun saudara-saudara kita yang lain

salah satunya banyaknya sumber-sumber ilmu yang mengeliat seantero dunia terutama masyarakat islam menyambut suka cita datangnya ramadhan Televisi sibuk mengadakan acara-acara untuk menaikan rating penyiaran, baik berupa hiburan, kuis-kuis, sinetron religi dan berbagai macam wahana ilmu dalam kajian-kajian dengan ustad-ustad kondang.

begitu juga dikampung saya masjid-masjid penuh sesak oleh jam’ah yang hendak sholat isa’ n tarawih “bahagia rasanya kalau bisa sepanjang tahun seperti ini” yang tak kalah hebatnya dari media-media masjid kita juga punya acara heee….kayaknya sama aja dengan masjid-masjid lain. Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.